Asal-usul nama indonesia

Asal-usul nama Indonesia
Indonesia yang kini menjadi nama dari suatu Negara memang memiliki sejarah yang unik dan apakah alian tahu nama Indonesia bukan dibuat oleh orang Indonesia sendiri melainka oleh seorang jurnalis dari Singapura yang benama JR. logan. Beliau adalah pengelola majalah Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA). yang terbit pada tahun 1847.
Sebelum bangsa Indonesia menyandang namanya terdapat beberapa nama yang mewakili wilayah yang terdiri dari ribuan pulau ini. Bangsa arab biasa menyabut Indonesia dengan sebutan Jaza’ir al-Jawi, Kepulauan Jawa yang bahkan sampai sekarangpun mereka masih sering menyabut orang-orang yang datang dari Indonesia dengan sebutan orang jazair jawi.selain itu juga terdapat nama dwipantara yang merujuk pada kisah pewayangan yaitu Ramayana, Dwipantara ("Kepulauan Tanah Seberang"), nama yang diturunkan dari kata dalam bahasa Sanskerta dwipa (pulau) dan antara (luar, seberang). Kisah Ramayana karya pujangga Walmiki menceritakan pencarian terhadap Sinta, istri Ramayang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa ("Pulau Emas", diperkirakan Pulau Sumatera sekarang) yang terletak di Kepulauan Dwipantara. Selain itu juga terdapat nama nusantara yang sampai sekarang masih sering digunakan dalam menyebut wilayah Indonesia,nama Nusantara ini merupakan cuplikan dari daerah yang disebutkan gajah mada dalam sumpah palapanya yang berbunyi ”Lamun huwus kalah Nuswantara, isun amukti palapa”, “jika telah kalah pulau-pulau seberang, barulah saya menikmati istirahat” selain itu juga nusantara juga digunakan oleh setia budi yang akan tetapi nusantara ini memiliki arti yang berbeda. Setia budi mengaratikan nusantara secara nasionalis yaitu “nusa di antara dua benua dan dua samudra”, sehingga Jawa pun termasuk dalam definisi Nusantara yang modern.
Tahun 1847 di Singapura terbit sebuah majalah ilmiah tahunan, Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), yang dikelola oleh James Richardson Logan (1819-1869) . Kemudian pada tahun 1849 seorang ahli etnologi bangsa Inggris, George Samuel Windsor Earl (1813-1865), menggabungkan diri sebagai redaksi majalah JIAEA. Dalam JIAEA Volume IV tahun 1850, halaman 66-74, Earl menulis artikel “On the Leading Characteristics
of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations.” Dalam artikel ini earn menjelaskan bahwa penduduk kepulauan hinda(Indonesia sekarang ini) mestinya memiliki nama yang khas agar tidak terjadi kekeliaruan dengan nama india yang lain. . Earl mengajukan dua pilihan nama, Indunesia atau Malayunesia, nesos, dalam bahasa Yunani berarti Pulau.earn senidri lebih memilih nama malayunesia.
Akantetapi, James Richardson Logan menulis artikel The Ethnology of the Indian Archipelago, Pada awal tulisannya, Logan pun menyatakan perlunya nama khas bagi kepulauan ini, sebab istilah “Indian Archipelago” terlalu panjang dan membingungkan. Logan memungut nama Indunesia yang dibuang Earl, dan huruf u digantinya dengan huruf o agar ucapannya lebih baik. Maka lahirlah istilah Indonesia. Inilah pertama kalinya nama Indonesia lahir dan disebutkan dimedia masa berupa majalah . kemudian secara konsisten logan menggunakan nama Indonesia dalam tulisan-tulisan ilmiahnya yang kemudian menjadi sesuatu bahasa baru dikalangan ilmuan untuk menyebutkan daerah kepulauan hindia
Kata Indonesia berasal dari indo(hindia) dan nesia (kepulauan). Sedangkan orang Indonesia yang pertamakali menggunkaan nama Indonesia adalah Suryaningrat atau Ki Hajar Dewantara. Ketika di buang ke negeri Belanda tahun 1913 beliau mendirikan sebuah biro pers dengan nama Indonesische Pers-bureau.

Link list

Copyright @ 2013 Taufiq Ar-rohman. Designed by Templateism | MyBloggerLab